Apa itu Panel Surya

Panel surya adalah alat yang terdiri dari sel surya yang merubah sinar menjadi listrik. Mereka disebut surya atas Surya atau “sol” sebab Surya adalah sumber sinar terkuat yang bisa dimanfaatkan. Panel surya kerap kali disebut sel photovoltaic, photovoltaic bisa diartikan sebagai “sinar-listrik”. Sel surya atau sel PV bergantung pada efek photovoltaic untuk menyerap tenaga Surya dan menyebabkan arus mengalir antara dua lapisan berbeban yang berlawanan.

Panel Surya

Jumlah penerapan panel surya di porsi pemroduksian listrik dunia sangat kecil, terbendung oleh tarif tinggi per wattnya dibandingi dengan bahan bakar fosil – bisa lebih tinggi sepuluh kali lipat, tergantung situasi. Mereka telah menjadi rutin dalam sebagian aplikasi yang terbatas seperti, melakukan “buoy” atau alat di gurun dan zona terpencil lainnya, dan dalam eksperimen lainnya mereka telah diaplikasikan untuk memberikan tenaga untuk kendaraan beroda empat balap dalam kontes seperti Tantangan surya dunia di Australia.

Pada 2001 Jepang telah memasang kapasitas 0,6 MWp tenaga surya puncak, sementara itu Jerman memilik 0,26 MWp dan Amerika Serikat 0,16 MWp. Pada ketika ini tenaga listrik surya segala dunia kira-kira sama dengan yang diproduksi oleh satu kincir angin bear. Di AS tarif pemasangan panel surya ini telah jatuh dari $55 per watt puncak pada 1976 menjadi $4 per watt peak di 2001.

Di tahun 2003 Amerika Serikat berkembang menjadi panel surya portable juga untuk lampu pju. Pada ketika ini ditributor pertama di Indonesia adalah Travel Volt dengan rilis produk dengan kapasitas 350 volt.

Dewasa ini, banyak tercemarnya lingkungan akibat sisa-sisa buangan dari pembangkit listriky ang menyebabkan global warming, hujan asam, rusaknya lapisan ozon sampai hilangnya hutan tropis, dan akibat lainnya. Dengan situasi yang telah sedemikian memprihatinkan, gerakan hemat tenaga telah adalah keharusan di segala dunia. Salah satunya adalah dengan berhemat bahan bakar dan menggunakan bahan bakar dari non-fosil yang bisa diperbaharui seperti tenaga angin, tenaga air, tenaga panas bumi, tenaga matahari, dan lainnya. Metode Pembangkit Listrik Energi Energi (PLTS) akan lebih diminati sebab bisa diaplikasikan untuk keperluan apa saja dan di mana saja : bangunan besar, pabrik, perumahan, dan lainnya.

Kelebihan Pembangkit listrik tenaga surya adalah Umur yang terbarukan/ tidak pernah habis, Bersih, ramah lingkungan, Amat panel sel surya panjang/ investasi jangka panjang , Praktis, tidak membutuhkan perawatan, pantas untuk daerah tropis seperti Indonesia.