Cara Mengecilkan Perut dengan Praktis Dan Instan

Siapa yang tidak terganggu dengan perut buncit? Perut buncit adalah musuh besar bagi beberapa orang, terutama kaum hawa. Perut yang buncit juga mengurangi kepercayaan diri seseorang, karena dianggap mengganggu penampilan.

Oleh karena itu, orang-orang rela menempuh berbagai cara demi menghilangkan timbunan lemak di perut. Cara tersebut diantaranya adalah berolahraga, diet dan mengonsumsi jamu pelangsing. Namun cara ini tidaklah instan, Anda perlu melakukakannya berulang kali secara rutin.

Cara Mengecilkan Perut dengan Praktis Dan Instan

Sementara cara instan untuk mengecilkan perut adalah Tummy Tuck. Operasi pengecilan perut akan membuang lemak yang tertimbun, kemudian kulit serta otot yang bergelambir akan dibuang bersamanya.

Jadi, perut akan kembali rata, tak bergelambir, serta lebih kencang. Akan tetapi ada beberapa efek samping yang dialami beberapa orang setelah melakukan operasi. Efek samping  akan lebih terasa bagi penderita penyakit serius, seperti penyakit jantung, stroke, diabetes dan beberapa penyakit lainnya.

Nah, berikut ini ulasan mengenai efek samping cara mengecilkan perut dengan metode operasi yang harus Anda ketahui :

  1. Berdampak Buruk Terhadap Penyakit yang Diderita

Bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit serius semacam penyakit jantung, sebaiknya hindarilah metode operasi pengecilan perut. Mengapa demikian? Karena operasi sangat berisiko infeksi. Infeksi tersebut jika diamkan akan menyebar ke organ tubuh lainnya, termasuk jantung, otak, paru-paru dan lainnya. Jadi, penyakit-penyakit yang diderita pasien akan semakin memburuk seiring menyebarnya infeksi.

Darah yang menggumpal akan menghambat darah lainnya yang harus dialirkan ke organ vital. Nah, jika organ tubuh tidak dialiri darah, tentu kondisinya semakin memburuk bukan?

  1. Berisiko Bagi Ibu Melahirkan

Metode operasi sebagai salah satu cara mengecilkan perut yang paling sering dilakukan oleh wanita, terutama pasca melahirkan. Ibu-ibu pasca melahirkan cenderung memiliki perut yang lebih besar dari sebelumnya, maka banyak ibu melahirkan yang memilih operasi perut demi mendapat postur tubuh yang menarik kembali.

Akan tetapi, wanita yang melakukan operasi pengecilan perut pasca melahirkan akan lebih beresiko. Hal ini karena kondisi perut dan organ sekitarnya belum sepenuhnya sempurna setelah melahirkan. Jadi, sebaiknya lakukanlah Tummy Tuck beberapa tahun setelah melahirkan, minimal 1 tahun, dan pastikan kondisi perut dan organ lainnya benar-benar fit.

  1. Terjadi pendarahan

Pendarahan adalah hal yang umum terjadi setelah operasi, namun hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Pendarahan yang hebat tentu membuat Anda kekurangan darah, kemudian membuat kondisi tubuh menurun. Nah, pendarahan hebat setelah menempuh cara mengecilkan perut dengan operasi bisa diakibatkan oleh kurangnya istirahat.

Ya, hal yang harus Anda lakukan setelah operasi adalah istirahat yang cukup. Istirahat dalam hal ini adalah berbaring di tempat tidur dan tidak melakukan aktivitas berat. Operasi Tummy Tuck merekomendasikan pasien untuk memulai aktivitas setelah 3 minggu atau 1 bulan setelah operasi. Anda pun baru boleh berolahraga atau aktivitas berat setelah 6 bulan agar terhindar dari cidera atau pendarahan.

Nah, jadi selain melakukan operasi, perhatikan pula hal-hal yang berosiko atau berdampak buruk bagi kesehatan. Ikutilah aturan dan hal-hal yang dianjurkan dokter agar Tummy Tuck yang Anda lakukan semakin optimal.