Motif Ibu Memilih Melahirkan Caesar

Melahirkan caesar yang di lakukan saat ini ternyata mempunyai motif yang berbeda beda, dahulu melahirkan sesar adalah hal yang tidak ingin di lakukan.

Tapi saat ini seperti menjadi sebuah trend tersendiri, melahirkan sesar di anggap sebagai sebuah keharusan untuk sebagian ibu karena alasan yang tidak masuk akal.

Tapi memang inilah kenyataannya, banyak dari ibu enggan untuk merasakan sakit jika melahirkan normal, sehingga lebih memilih melahirkan dengan cara caesar, walalupun biaya yang akan di keluarkan jauh lebih mahal dari melahirkan normal.

Ada juga yang dengan alasan ingin lahir di tanggal dan hari yang bagus, walaupun sebenarnya tahu semua hari dan tanggal adalah bagus.

Ingin agar organ kewanitaannya tetap kencang dan menggigit, ini juga alasan yang saya fikir tidak masuk di akal, tapi memang benar adanya, alasan seperti ini memang ada.

Melahirkan Caesar Menurut Islam

Melahirkan caesar

Jika anda orang muslim, apakah anda tidak tahu hukum melahirkan caesar dalam islam?

Hukum melahirkan dalam islam, jika tidak ada alasan yang akan merugikan atau membahayakan ibu dan bayi yang di kandung, seperti alasan sebagian ibu yang kami tulis di atas, maka hukumnya adalah haram.

Berbeda jika memang ibu melahirkan sesar karena terpaksa, yaitu ada keharusan yang jika melakukan persalinan secara normal janin yang di kandung ataupun ibu yang mengandung akan berbahaya.

Maka hukum operasi caesar karena alasan ini di perbolehkan atau halal.

Berfikirlah dengan jernih sebelum memilih untuk melahirkan secara caesar, selain karena hukum yang tidak membolehkan, juga karena penyembuhan pasca caesarnyapun akan membutuhkan waktu yang lama.

Memang walaupun saat ini teknologi untuk melakukan caesar sudah sangat maju dan ini juga berdampak pada mudahnya melakukan operasi caesar, tapi penyembuhan pasca caesar tetap akan memakan waktu lama.

Di samping lamanya juga ibu akan menderita kepayahan kepayahan yang lain, seperti rasa sakit yang akan di terima setelah sesar, posisi tidur yang serba terbatas, tidak akan bisa beraaktifitas seperti biasanya.

Tapi itu semua di kembalikan kepada individu masing masing, apakah memilih melahirkan sesar ataupun memilih persalinan normal.

Source: Pascacaesar.com