PERANAN FREIGHT FORWARDER DALAM KEGIATAN EKSPOR IMPOR

Artikel kali ini kita akan bahas apa saja sih peranan freight forwarder dalam kegiatan pengiriman barang, lho. Bagi kalian yang bekerja atau memiliki usaha sejenis, penasaran kana pa saja? Yuk, kita lihat Bersama di bawah ini!

  1. Sebagai perantara

Freight forwarder mempunya peran yang sangat penting dalam kegiatan ekspor dan impor barang, yaitu sebagai “Cargo Intermediary”, yang berusaha dan bertindak sebagai pemilik barang di suatu pihak dan juga sebagai pengangkut di sisi lainnya pada suatu proses pengiriman barang. Di lain pihak, freight forwarder juga selalu menjalin hubungan dengan instansi pemerintah seperti bea cukai, PT(Persero) Pelabuhan Indonesia, bank, dan masih banyak lainnya.

Untuk itu, ada beberapa hal yang diperhatikan kaitannya dengan freight forwarder:

 

  • Memahami dengan baik sifat dan karakteristik barang.
  • Mengatur dan merencanakan dengan baik jadwal pemuatan barang sesuai dengan rencana kedatangan kapal.
  • Merencanakan pengaturan pemesanan ruang muatan kapal(booking space) secara tepat waktu.
  • Menyelesaikan pengurusan dokumen sesuai dengan ketentuan.

 

  1. Sebagai wakil pemilik barang

Untuk melakukan kegiatan ekspor atau impor barang, freight forwarder akan mendapat surat kuasa dari eksportir atau importir untuk mengurus dokumennya. Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa freight forwarder adalah pemilik barang atau bertindak untuk dan atas nama pemilik barang. Oleh karena itu, freight forwarder selaku pemilik barang bertanggung jawab terhadap beberapa hal di bawah ini:

 

  • Akan selalu melindungi kepentingan pemilik barang.
  • Memberikan semua informasi yang berhubungan dengan proses pengiriman dan penerimaan barang.
  • Membayar di muka semua biaya yang terkait dengan pengurusan dokumen dan pelaksanaan kegiatan ekspor impor.
  • Melindungi muatan dengan berbagai macam dokumen yang diperlukan untuk proses pengiriman barang agar sampai ke tujuan akhir.

Perusahaan Freight Forwarding di Jakarta

  1. Sebagai pengangkut

Freight forwarder disebut juga sebagai pengangkut bila mereka bertindak sebagai multimoda transport operation(MTO), dimana mereka bertindak selaku coordinator pengirim barang dengan menggunakan lebih dulu 1 sarana angkutan maka freight forwarder akan menggunakan House B/L untuk melindungi muatan yang diangkut dengan beberapa sarana angkutan itu.

 

  1. Sebagai cargo consolidator

Freight forwarder dikatakan sebagai cargo consolidator karena mereka mampu mengumpulkan muatan dari beberapa pemilik barang. Pada umumnya dengan volume yang relatif kecil untuk digabungkan menjadi 1, kemudian dikirim ke tujuan yang sama. Dalam hal ini, freight forwarder menggunakan container sebagai pengemas. Dengan adanya peranan freight forwarder sebagai cargo consolidator ini, memberikan keuntungan bagi pemilik barang karena tarif pengapalan yang relatif murah.

Nah, dengan adanya beberapa hal yang dijelaskan di atas tadi, jelaslah dengan adanya freight forwarder telah mendorong pengingkatan kualitas pelayanan jasa pengiriman dan penerimaan yang menunjang kelancaran kegiatan ekspor impor.